Kabupaten Malang
BNN Kabupaten Malang Gelar Tes Urine Sopir Angkutan Umum

Memontum Malang – Sebanyak 43 sopir bus dan kendaraan angkutan umum dinyatakan negatif Narkoba, seusai menjalani tes urine yang diadakan oleh BNN Kabupaten Malang di Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Selasa (22/03/2022).
Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Candra Hermawan, mengatakan bahwa seluruh sampel tes urine sopir dinyatakan negatif narkoba. “Kami menyasar sopir, karena tingkat kerawanan Narkoba. Terkadang terlena, dan mereka menggunakan barang terlarang itu,” kata Letkol Laut PM Candra Hermawan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke 20 BNN, Tahun 2022. Pelaksanaan tes urine sendiri, diikuti oleh 50 sopir. Namun, sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Jika ada yang positif dan itu pengguna, nanti kami rehabilitasi. Kalau memang terbukti, kita limpahkan ke penyidik. Saat ini, 80 persen penghuni Lapas adalah tahanan narkotika,” jelasnya.
Letkol Laut PM Candra juga mengatakan, bahwa tingkat prevalensi konsumsi Narkoba, secara nasional saat ini sedang meningkat. “Angka prevalensi nasional peredaran Narkoba itu meningkat. Peningkatan konsumsi rata-rata usia muda. Oleh karenanya, kami terus berupaya untuk meminimalisir peredaran Narkoba melalui talk show, sosialisasi hingga tingkat desa. Kami terus meningkatkan kinerja kami melalui upaya-upaya supaya masyarakat paham akan bahaya Narkoba,” ujarnya. (cw1/sit)
















