Lumajang
Bupati Minta Tambahan Personil untuk Persiapan Evakuasi Korban Bencana Alam

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, berharap ada tambahan personil bantuan guna persiapan evakuasi korban APG (awan panas guguran) Semeru. “Saya butuh tambahan relawan. Kepada teman-teman komunitas dan lembaga, yang bisa membantu kami, untuk besok membantu guna mengevakuasi korban,”
ungkap bupati saat meninjau daerah terdampak APG Gunung Semeru, di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Sabtu (04/12/21) malam.
Bupati menerangkan, bahwa saat ini sudah ada bantuan personil dari BPBD Lumajang dan BPBD Kota Probolinggo, untuk membantu diwilayah Kecamatan Candipuro. Sedangkan di wilayah Pronojiwo, malam ini juga sudah diluncurkan personil dari BPBD Kabupaten Malang.
Baca juga
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Bupati beranggapan kekuatan personil yang turun saat ini, masih belum cukup untuk membantu para korban. Sebab, bencana APG saat ini lebih besar dampaknya dari pada tahun lalu. “Kita semua bergerak bersama-sama untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan, bahwa Sabtu malam ini, pihaknya bersama tim SAR dan relawan tidak bisa melakukan evakuasi langsung. Itu karena, sisa aliran lahar yang masih dalam kondisi panas dengan disertai derasnya hujan abu disekitar wilayah terdampak APG.
“Malam ini, memang tidak bisa dipaksa untuk evakuasi, medannya masih berbahaya, kalau dipaksakan justru keselamatan yang akan melakukan evakuasi yang dikhawatirkan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lumajang juga berkesempatan untuk meninjau Dapur Umum dari Kemensos yang berada di Lapangan Sumberwuluh timur, guna memeriksa kesiapan bantuan makanan bagi para korban bencana alam. Termasuk, melihat dan memberikan semangat ke warga pengungsi yang berada di Kantor Kecamatan. (kom/adi/sit)
















