Pendidikan

Diguyur Hujan Tiga Hari, Bangunan Madrasah di Probolinggo Ambruk

Diterbitkan

-

Memontum Probolinggo – Diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut, bangunan Gedung Madrasah Islamiyah (MI) Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengalami ambruk, Kamis (07/03/2024) tadi.

Guru Kelas, Muhammad Yatim mengatakan bahwa akibat hujan mengguyur di desa setempat sejak Selasa (05/03/2024) hingga Kamis (07/03/2024) pagi, mengakibatkan beberapa bagian bangunan sekolah ambruk. Bagian yang ambruk, merupakan atap Gedung Kelas 2.

“Di sini diguyur hujan selama tiga hari. Kontruksi kayu atapnya yang sudah lapuk, ditambah hujan yang berturut-turut selama tiga hari, mengakibatkan atap akhirnya ambruk,” katanya.

Baca juga :

Advertisement

Dijelaskan Yatim, bahwa sebelum kejadian berlangsung, pihak sekolah telah mengantisipasi. Karenanya, ruang Kelas 2 yang ambruk itu, sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak dua bulan lalu.

“Karena sudah tahu kayunya lapuk, jadi tidak dipakai saat kegiatan belajar mengajar. Siswa kelas 1, 2 dan 3, sementara dipindahkan kegiatan belajarnya di Kelas 4, 5 dan 6,” terangnya.

Sementara itu, untuk kegiatan belajar mengajar siswa-siswi Kelas 6, dipindah ke teras masjid setempat dan di teras rumah warga. “Ya kadang di masjid sini, kadang di rumah warga yang dekat sini. Kalau murid jenuh, ya di masjid,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak sekolah juga sudah melaporkan kepada pihak terkait. Hanya saja, sekarang malah sudah ambruk dan belum ada solusi. “Untuk bantuan perbaikan sekolah, sebenarnya sudah kami sampaikan kepada pihak terkait. Namun sampai atap ruang kelas ambruk, belum ada tanggapan,” ucapnya. (nun/pix/gie)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas