Kota Malang

Hadapi Nataru, Keselamatan Jalan di Tengah Puncak Bencana Hidrometeorologi Jadi Bidikan Dishub

Diterbitkan

-

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. (ist)

Memontum Kota Malang – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menegaskan bahwa fokus pengamanan tahun ini tidak hanya pada urusan kemacetan. Tetapi, juga pada ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat sepanjang Desember 2025.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pada tahun ini pemerintah pusat memberi atensi khusus terkait risiko bencana. Yakni Pemerintah Daerah (Pemda) diminta memastikan keselamatan pengguna jalan dan wisatawan tetap terjaga.

“Ada atensi dari Kemendagri. Pemda tidak boleh hanya fokus pada kemacetan, tapi juga harus mengantisipasi titik-titik rawan bencana,” ujar Jaya-sapaannya, Rabu (10/12/2025) tadi.

Menurutnya, data BMKG menunjukkan pada Desember menjadi puncak musim hujan. Kondisi itu dapat mempengaruhi kualitas jalan hingga meningkatkan potensi kecelakaan dan gangguan arus lalu lintas.

Advertisement

Baca juga :

“Curah hujan cukup tinggi, sehingga kewaspadaan harus ditambah. Kondisi jalan di beberapa titik memang sangat dipengaruhi oleh cuaca,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa ada empat titik rawan banjir, yakni di Jalan Galunggung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Letjen S Parman dan Jalan Soekarno-Hatta. Sementara, untuk titik rawan pohon tumbang berada di Jalan Veteran, Danau Jonge, Ki Ageng Gribig dan Mayjend Sungkono.

“Titik-titik rawan ini akan kami pantau secara khusus. Kalau terjadi kondisi darurat, rekayasa lalu lintas bisa diterapkan sewaktu-waktu,” lanjutnya.

Advertisement

Di tahun 2025 ini, Dishub Kota Malang memprediksi adanya kenaikan volume kendaraan yang mencapai 10 persen. Titik-titik yang berpotensi padat antara lain, Koridor Kayutangan Heritage, Mal dan jalur masuk kota, yakni di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Tlogomas.

“Untuk malam pergantian tahun, belum ada rencana penutupan jalan di Kayutangan Heritage. Namun, petugas akan disiagakan untuk menjaga kelancaran warga,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas