Kota Batu
Paska Laka Tiga Orang Meninggal, Jalur Klemuk Tutup Total untuk Kendaraan Berat

Memontum Kota Batu – Kecelakaan di Jalur Klemuk Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, terus menyita perhatian. Bahkan, menyusul kejadian yang mengakibatkan tiga nyawa melayang, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, meminta kendaraan besar wajib melintas di Jalur Payung. Dengan kata lain, Jalur Klemuk tertutup total untuk kendaraan berat, sebagaimana rambu larangan yang dibuat Polres Batu Kota.
Disampaikan Aries, setelah mendapatkan laporan baik dari masyarakat maupun instansi, terkait kejadian kecelakaan beruntun yang disebabkan dugaan rem blong itu, pihaknya langsung memberikan arahan kepada dinas. Yaitu, untuk melakukan langkah larangan bagi kendaraan besar yang akan melewati Jalur Klemuk.
“Saya minta, agar segera ditangani sehingga tidak terulang lagi. Yakni, melarang kendaraan besar dan sejenis, agar tidak melewati Jalur Klemuk,” tegas Pj Wali Kota, saat berada di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Rabu (17/05/2023) siang.
Baca Juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Lebih dari itu, untuk mengantisipasi kecelakaan, pihaknya juga akan segera dilakukan koordinasi dengan pihak Perhutani, sebagai pemilik lahan. Tujuannya, agar Pemkot Batu bisa membangun jalur penyelamatan sesuai standar.
“Yang jelas, saya tegaskan kendaraan besar dilarang lewat Jalur Klemuk dan wajib lewat Jalur Payung,” paparnya.
Merespon instruksi itu, petugas Dishub Kota Batu, Hariono, mengatakan bahwa untuk sementara Jalur Klemuk ditutup setelah kejadian kecelakaan beruntun.
“Jalan ditutup sejak, Selasa (16/05/2023) kemarin sore atau sekitar pukul 17.00 WIB, atau setelah terjadinya kecelakaan sampai hari ini. Sampai kapan penutupan ini, saya menunggu informasi. Karena sepertinya, hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat jalur Klemuk ini,” paparnya.
Sebagaimana diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Curam Klemuk, Selasa (16/05/2023) kemarin. Tidak hanya itu, kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan sapi dan diduga dipicu karena rem blong itu, mengakibatkan tiga nyawa melayang. Beberapa korban, sampai sekarang masih menjalani perawatan. (put/sit)
















