Surabaya

PDHI berharap Dokter Hewan Punya Taring di Ranah Internasional

Diterbitkan

-

PDHI berharap Dokter Hewan Punya Taring di Ranah Internasional

Muhammad Munawaroh berharap ke depan bisa memberikan satu kontribusi terhadap permasalan kedokteran hewan, khususnya di timgkat internasional. “Kita banyak sekali guru besar kedokteran hewan. Ada di ITB, UNAIR, UGM. Di UNAIR kalau tidak salah ada 14. Tapi mereka jarang tampil,” rincinya.

Munawaroh menyampaikan, total dokter hewan di Indonesia ada 17 ribuan orang. Tetapi yang baru terdata hanya baru sembilan ribuan. Sehingga masih ada sekitar 10 ribu dokter hewan yang masih belum terverifikasi.

Kendati demikian, Munawaroh merasa gusar, lantaran masih banyak para dokter hewan yang tidak bisa praktek karena terkendala masalah perizinan. Dokter lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini menjelaskan, untuk soal praktek itu ramahnya dinas terkait. Akan tetapi, dinas terkait tersebut tidak punya peraturannya.

“Jadi peraturannya belum punya, jadi bagaimana kita menerapkan SIP (Surat Ijin Praktek),” keluhnya.

Advertisement

Dirinya memaklumi, rasa dilematis sebagai dokter hewan. Karena sebagian besar mereka ingin praktek. Namun niat hati ingin praktek dan mau izin, dinas terkait tidak punnya aturan yang mengikat terkait hal tersebut.

Menurutnya, di Indonesia ini masih banyak kabupaten-kabupten yang belum mempunyai aturan. Bahkan tidak punya Perda, Perwali, Pergub tentang syarat untuk mengajukan SIP sebagai dokter hewan praktek.

Laman: 1 2 3

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas