Lamongan
PMI Lamongan Pamerkan Upgrade Mesin Baru untuk Tingkatkan Kualitas Darah

Memontum Lamongan – Misi peningkatan pelayanan masyarakat yang terus digelorakan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, direspon positif oleh semua elemen di Lamongan. Tidak terkecuali, PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Lamongan, yang pada peringatan HUT Ke-76 PMI, memperkenalkan beberapa mesin baru yang difungsikan untuk meningkatkan kualitas darah, Jumat (10/12/2021).
Terdapat empat jenis mesin baru, yang dimiliki PMI Lamongan. Keempat mesin itu, yakni refrigerated centrifuge, separator, plasma freezer dan electric sealer.
Refrigerated centrifuge sendiri, merupakan alat pemutar berpendingin yang memiliki fungsi untuk mengendapkan komponen sel darah dengan plasma darah. Sementara separator, memiliki fungsi sebagai pemisah darah komponen secara otomatis. Plasma freezer memiliki fungsi dalam pembekuan plasma, yang jika disimpan pada suhu -30oC akan dapat bertahan hingga 1 tahun. Selain itu, electric sealer yang berfungsi mengklem selang kantong darah secara permanen.
Baca juga
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
Ketua PMI Lamongan, Agus Suyanto, mengatakan dengan adanya mesin baru tersebut, produk darah yang dihasilkan lebih banyak dan bervariasi. Selain itu juga kualitas darah yang dihasilkan pun lebih baik.
“Dengan mesin-mesin ini, darah yang dihasilkan akan lebih bagus. Karena, menggunakan sistem tertutup. Sehingga, sterilisasi komponen darah dari kontaminasi mikroorganisme lebih terjaga. yang dahulunya hanya memproduksi sel darah merah dan kalau butuh plasma harus ke Surabaya, sekarang kita sudah punya, bervariasi menyesuaikan kebutuhan rumah sakit,” ungkapnya.
Pada acara tersebut, Bupati Yuhronur melihat langsung proses donor darah menggunakan mesin-mesin baru. Dirinya menyambut baik dan mengajak untuk terus meng-upgrade dan memperbaiki diri guna memberikankepuasan dan pelayanan prima pada masyarakat.
“Jajaran PMI, kami minta untuk terus memperbaiki diri, meng-upgrade agar pelayanan yang diberikan, baik kepada pendonor, untuk menyalurkan donor, serta jaringan untuk keperluan darah untuk bisa diperbaiki terus. Sehingga, masyarakat yang akan mendonor, yang membutuhkan darah, akan lebih mudah dan terlayani dengan baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur juga menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada sukarelawan pendonor darah yang telah melakukan donor darah sebanyak 25 kali, 50 kali, 75 kali, dan 100 kali.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Mudah-mudahan apa yang bapak/ibu lakukan untuk kepentingan kemanusiaan ini, menyelamatkan ribuan nyawa ini akan memperoleh balasan amalan dari Allah SWT,” paparnya. (zud/zen/sit)
















