Kabupaten Malang

Saya Kan Malu Kalau Amplopnya Kosong

Diterbitkan

-

Saya Kan Malu Kalau Amplopnya Kosong

Memontum Malang – Tersangka Ani mengaku malu jika memberikan amplop kepada anak-anak lain jika kemudian amplop itu tidak berisi uang. Pernyataan ini disampaikan tersangka di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang.

Bukan hanya satu amplop yang berisi kosong kata tersangka Ani. Menurutnya ada beberapa amplop yang kosong. “Kula takoni. Ngene iki aku yo isin lek ngekek i wong ngene iki. (Saya tanyai. Klo begini aku malu kalau memberi orang),” aku tersangka Ani.

( Baca; Ibu Kandung Gigit Anak, Gara-Gara Curi Uang Lebaran )

Saiful adalah anak pertama tersangka Ani. Adik korban masih kecil. Korban dan tersangka tinggal berdua di rumahnya lebaran Selasa itu. Sang ayah, kata Ipda Yulistiana, baru pulang usai bekerja di Wagir. Dua hari sekali.

Advertisement

( Baca Juga; Korban Seharian Tak Pulang, Ingin Pulang ke Rumah Nenek )

Entah apa sebab korban ingin pulang ke Lamongan. Jelasnya, korban sempat ditanyai tersangka. “Gae opo duite. Dia Jawab. Gae nang Lamongan. Aku pengen nang Lamongan. Itu rumah neneknya, saya waktu iti emosi, ” ujar tersangka. (sos)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas