Kota Malang

Tahun Ini Disporapar Kota Malang Prioritaskan Pengembangan Dua Kampung Tematik

Diterbitkan

-

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi. (ist)

Memontum Kota Malang – Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, tahun ini akan memprioritaskan pengembangan dua kampung tematik. Dari sekitar 23 kampung tematik yang ada, dua yang menjadi fokus utama, yakni Kampung Tempe di Kelurahan Polowijen dan Kawasan Sungai Rolak, Kelurahan Wonokoyo.

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa hal itu dilakukan untuk mendorong sebaran wisatawan agar tidak hanya terpusat di pusat kota seperti pada Kayutangan Heritage. “Memang untuk tahun ini ada prioritas yang kami optimalkan, supaya benar-benar ada kemajuan signifikan. Kami akan berikan pembinaan kepada Pokdarwis, harapannya destinasi wisata di Kota Malang semakin menggeliat,” ujar Baihaqi, Selasa (26/08/2025) tadi.

Menurutnya, kunci pengembangan kampung tematik terletak pada komitmen masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Pemerintah hanya berperan mendampingi, membina dan memperkuat promosi.

“Semua destinasi wisata kampung tematik ini miliknya masyarakat. Jadi, komitmen masyarakat dan Pokdarwis sangat penting. Kami dari Pemkot akan terus melakukan pembinaan agar masyarakat sadar wisata dan lebih ramah pada wisatawan,” tambahnya.

Advertisement

Baca juga :

Untuk mendukung pengembangan, Disporapar juga menggencarkan promosi baik secara online maupun offline. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah dan memanfaatkan website resmi Pemkot Malang sebagai sarana publikasi.

“Itu terus kami promosikan dan di website Pemkot ini kami kuatkan, sebagai tempat promosi destinasi wisata Indonesia,” katanya.

Selain itu, menurutnya juga perlu dilakukan inovasi agar kampung tematik tidak mengalami kejenuhan, khususnya bagi wisatawan domestik yang sudah sering berkunjung.

Advertisement

“Wisata itu harus ada pembaruan. Kalau tidak, wisatawan bisa bosan. Karena itu, kami mendorong Pokdarwis membuat inovasi, misalnya melalui event atau kerja sama dengan paket wisata. Harapannya, wisatawan selalu menemukan hal baru saat berkunjung,” imbuhnya. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas