Probolinggo
Tanggap Bencana, Kodim 0820/Probolinggo Gerak Cepat Tangani Korban Gempa 6,7 Skala Richter

Memontum Probolinggo – Pasca gempa berkekuatan 6,7 skala richter yang terjadi pada Sabtu lalu, gempa susulan dengan skala lebih kecil masih saja terus terjadi. Terbaru, gempa kembali terjadi pagi ini sekitar pukul 06.30 WIB. Kendati kekuatannya lebih kecil dibandingkan gempa sebelumnya, namun tetap saja kondisi ini membuat banyak warga khawatir.
Terutama yang ada di wilayah Kecamatan Tiris juga Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo yang sehari sebelumnya terdampak gempa. Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo meminta seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam menangani warga yang terdampak gempa di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo, Minggu (11/04).
Dandim telah berkoordinasi dg Bupati, Kapolres dan BPBD utk mendirikan Posko Bencana di Kantor Kecamatan Tiris guna mendukung kegiatan di lapangan secara sinergis.
Baca Juga:
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan, Kecamatan Tiris dan Kecamatan Sumber dipilih karena sesuai dengan data yang dimiliki, terdapat sejumlah rumah dan bangunan mengalami kerusakan, dari tingkat ringan hingga sedang.
“Kami sambangi korban gempa untuk memberikan semangat atas musibah yang dialaminya, serta kita tambah pasukan untuk membantu dengan pembersihan juga memberikan bantuan sembako.” ucapnya.
Kodim 0820/Probolinggo memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak.Dandim juga menjelaskan bakal mendirikan posko bencana alam di Kecamatan Sumber juga Tiris, untuk mempermudah proses pemberian bantuan kepada warga terdampak.
“Kita berikan sembako kepada warga yang terdampak gempa, kemudian kita juga berikan bantuan untuk perbaikan rumahnya yang rusak. Sementara kami menerima laporan warga ada beberapa rumah yang terdampak gempa,mulai dari rumah yang rusak sedang dan rumah rusak ringan,” ungkap Dandim
Salah satu warga Desa Andungbiru yang menjadi korbandampak gempa, Hartono (56), mengaku terima kasih atas bantuan yang diberikan.“Terima kasih atas bantuannya pak, alhamdulillah, masih diberikan kesehatan dan keselamatan,” terangnya. (geo/ed2)
















