SEKITAR KITA
Total Kerugian Gempa di Blitar Capai Rp 1,3 M, Dampak dari Kerusakan 369 Bangunan

Memontum Blitar – Dampak gempa berkekuatan 6,7 SR di wilayah Blitar Raya yang meliputi Kabupaten dan Kota Blitar, tercatat sebanyak 369 bangunan mengalami rusak. Kerusakan paling parah, terjadi di wilayah Kabupaten Blitar dengan total bangunan yang terdampak sebanyak 344. Sedangkan di Kota Blitar, bangunan yang rusak sebanyak 25.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Ahmad Cholik, mengatakan bahwa dari 344 bangunan yang mengalami kerusakan, ada sembilan bangunan yang masuk kategori rusak berat. Sementara, 86 masuk kategori rusak sedang dan 249 rusak ringan.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Sedangkan untuk kecamatan yang paling banyak terdampak, tambah Cholik, adalah Kecamatan Wates yang berada di pesisir Selatan Kabupaten Blitar. Karena daerah tersebut, yang paling dekat dengan pusat gempa bumi di Barat Daya Kabupaten Malang atau 95 Km Tenggara Kabupaten Blitar.
“Akibat kerusakan dari 344 bangunan ini, estimasi kerugian sekitar Rp 1,3 miliar,” kata Achmad Cholik, Minggu (11/04) siang.
Selain kerusakan bangunan, lanjut Cholik, juga ada 11 warga yang dilaporkan mengalami luka-luka. Semua luka ringan dan sudah menjalani perawatan. “Mereka rata-rata mengalami luka karena terkena runtuhan bangunan,” jelasnya.
Sementara Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Hakim Sisworo, menyampaikan ada sekitar 25 bangunan yang rusak di Kota Blitar. Diantaranya, 14 rumah warga, 1 ruangan di RSUD Mardi Waluyo, 3 tempat ibadah dan 2 gedung perkantoran. Dengan total kerugian mencapai Rp 235 juta.
Selain itu, juga tercatat 2 orang luka-luka. Namun, semua sudah mendapat penanganan karena hanya luka ringan. “Pagi tadi (Minggu, red) kami bersama TNI dan Polri langsung melakukan kerja bakti membersihkan bangunan yang terdampak. Estimasi kerugian Rp 235 juta,” terang Hakim Sisworo. (jar/sit)
















