Surabaya
Perizinan Proyek Pemkot Disoal, Reni: Birokrat ‘Main’ Sanksi Pangkat

Kalau Fuad, menurutnya bukan bagian dari birokrasi. Birokrasi harus mengingat pesan walikota. Jika harus memberikan kemudahan layanan ke masyarakat. “Jadi, birokrasi jangan bermain-main,” ujarnya.
Sistem perizinan, secara sistem yang ada di aplikasi-aplikasi (e-goverment) pemkot terus dikembangkan. Bahkan, manfaat teknologi informasi di dalam sistem perizinan yang bisa membuat nilai investasi kota.
“Secara teori itu sudah diupayakan oleh pemkot. Sistem perizinan di Kota Surabaya sebenarnya banyak melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Harapannya dengan sistem perizinan terpadu, terintegrasi dan memanfaatkan data dan menjadikan pelayanan efektif dan efisien. Tujuannya mencegah praktik kecurangan, bisa menambah pendapatan daerah,” jelas politisi PKS ini.
Semua terobosan dan inovasi yang berkaitan dengan perizinan pemkot, ia mengatakan, harus terus tersosialisasi ke masyarakat. Hal ini, agar warga Surabaya bisa menggunakan dan tidak menggunakan cara lain.
“Misalkan ada oknum-oknum yang memanfaatkan, mengaku-ngaku bisa memberikan jalan pintas atau perlakuan khusus itu yang masyarakat jangan percaya. Harus ada deks yang sifatnya pengaduan terbuka. Ini yang harus diolah dan d evaluasi oleh pemkot,” jelas dia.
Sementara itu, Vinsensius Awey Anggota Komisi C DPRD Surabaya mengatakan kejutan. Ketika Risma menampilkan diri sebagai walikota yang bersih, prosedural, dan mengikuti aturan main. Dan selalu tidak melibatkan keluarga dalam kegiatan pemerintah.
“Nah, ketika anaknya dipanggil sebagai saksi, ini merupakan sebuah kejutan. Kalau nantinya ternyata dari saksi kemudian naik menjadi tersangka, ini sangat mencoreng wajah walikota. Ini kalau sampai naik. Kita tetap menghormati azaz praduga tak bersalah,” kata Awey.
Namun, menurutnya, anggota dewan mendorong ke pihak kepolisian. Karena, semua manusia mempunyai persamaan di hadapan hukum. “Maka kami mendorong kepolisian untuk membuka semua secara terang, supaya publik juga bisa mengikuti proses dari semua itu,” tutupnya. (est/ano/yan)
















