Surabaya

Rektor UNAIR Belum Terima Laporan BIN, Terkait PTN Terpapar Radikalisme

Diterbitkan

-

Rektor UNAIR Belum Terima Laporan BIN, Terkait PTN Terpapar Radikalisme

Selain itu, narasi radikalisme dan intoleransi yang sangat kuat mengitari masyarakat juga merupakan penyebab utama timbul konflik dalam masyarakat.

Narasi-narasi tersebut di antaranya narasi militansi yang menanamkan kebencian terhadap yang lain, narasi keterancaman, narasi teori konspirasi tentang terorisme, narasi umat yang diperlakuan tidak adil, dan narasi intoleransi terkait sentiment keagamaan.

“Banyak dari pelaku aksi teror juga merupakan korban dari pemahaman-pemahaman yang salah yang ditanamkan pada diri mereka. Seperti memaknai jalan satu-satunya jihad adalah perang. Narasi-narasi tersebut masih menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang berpotensi mengarah pada terorisme,” tutupnya.

Sebelumnya, terpisah, Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto menyebut pihaknya masih berusaha menurunkan angka tersebut. “Terkait tujuh perguruan tinggi PTN yang terpapar radikalisme dan 39 persen mahasiswa di 15 provinsi, tertarik paham radikal itu memang benar dan ini terus diupayakan supaya angkanya menurun,” ujarnya. (sur/ano/yan)

Advertisement

Laman: 1 2 3

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas