Sidoarjo
Rentang 12 Hari, Polresta Sidoarjo Ringkus 99 Tersangka Pengedar Narkoba

Selain itu, kata mantan Sekpri Kapolri ini berbagai upaya pencegahan terus dilakukan. Diantaranya dengan cara memasukkan kurikulum pendidikan pada sejumlah sekolah di Sidoarjo. Dengan memberikan pengetahuan kepada siswa SMP tentang bahayanya narkoba.
“Selain itu, kami juga melakukan tindakan represif terhadap penggunaan dan pengedar narkoba,” tegasnya.
Sementara saat disinggung jaringan narkoba yang beredar di Sidoarjo, Alumni Akpol 1997 ini menyatakan Sidoarjo adalah daerah penyangga yang wilayahnya luas dan berbatasan dengan Surabaya dan daerah lain. Hal itu menjadi salah satu faktor Sidoarjo menjadi tempat transit narkoba.
“Untuk itulah kami bakal terus melakukan penindakan secara masif terhadap peredaran narkoba. Kami juga bakal mendalami dan pengembangan semua kasus narkoba yang terungkap. Semoga dapat tangkapan yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (Wan/yan)
















