Pemerintahan
Tinjau Vaksinasi di Desa Sukamakmur, Wabup Jember Sampaikan Apresiasi Positif Antusiasme Warga

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten Jember, terus berusaha untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Pemandangan itulah, yang terlihat dalam peninjauan yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Jember, KH MB Firjaun Barlaman, di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Sabtu (09/10/2021).
Dalam pelaksanaan vaksinasi itu, orang nomor dua di Pemkab Jember tersebut, meninjauan vaksinasi hasil kerja sama Pemkab Jember dengan Lanud Abdulrachman Saleh. “Kami terus berikhtiar supaya bisa mencapai 50 persen vaksinasi. Ini sesuai ketentuan pemerintah pusat, apabila sudah tercapai, maka masyarakat Jember diperkenankan beraktivitas lebih leluasa lagi,” kata Wabup Jember, Firjaun.
baca juga
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Ditambahkan Wabup Firjaun, bahwa Bupati Jember, Hendy Siswanto, sekarang tengah melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, dalam rangka bertemu langsung dengan Menko Marvest RI, Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Pandjaitan, guna mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Jember. Langkah itu, bertujuan agar herd imunity masyarakat Jember, bisa terbentuk dan terminimalisir dari penyebaran Covid-19.
Wabup Firjaun dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasinya terhadap animo masyarakat Jember, untuk divaksinasi sangat tinggi. Atas dorongan inilah, dirinya bersama Bupati Jember, akan terus berusaha mencapai target capaian vaksinasi tersebut.
Wabup juga menjelaskan, bahwa bantuan vaksinasi dari Lanud Abdulrachman Saleh, untuk Kabupaten Jember sebesar 7000 dosis vaksin. Sementara, persediaan Pemkab Jember tinggal 36 ribu dosis vaksin.
“Apabila itu sudah habis semua, pencapaian vaksinasi akan meningkat di angka 28 persen,” terangnya. (kom/sit)
















