Kota Malang
Wali Kota Malang Sampaikan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2021

Memontum Kota Malang – DPRD Kota Malang gelar Rapat Paripurna beragendakan Penyampaian Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. Bertempat di Ruang Sidang Paripurna, Jumat (03/09), rapat berlangsung secara virtual.
Usai memberi penjelasan, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa terdapat 3 hal yang menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Baca Juga:
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
“Prioritas kami ada 3 hal, pertama berkaitan dengan pandemi. Kita sadar, pandemi ini tidak bisa diprediksi sampai kapan, maka perlu perhatian di bidang kesehatan dan capaian herd imunnity harus dibangun bersama-sama,” ungkapnya pada media.
Lanjutnya, prioritas kedua adalah peningkatan ekonomi. Seperti relaksasi di semua kegiatan yang mampu mendongkrak ekonomi di masa pandemi.
“Ketiga, membangun masyarakat supaya tidak kelaparan. Yaitu dengan jaring pengaman berupa pemberian bantuan sosial (bansos) sampai pandemi ini berakhir,” sambungnya.
Untuk selanjutnya, berbagai saran dari anggota dewan akan diperhatikan oleh pihaknya. Sehingga kedepan tinggal dilakukan implementasi.
“Beberapa tadi menyarankan jangan lengah karena saat ini kondisi pandemi di Kota Malang mulai mereda. Maka nanti di hulu, seperti relawan penanganan Covid-19, akan kita kuatkan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan akan menyegerakan penyediaan tabung oksigen dan oximeter.
“Pak Sekda sudah saya minta untuk mengurus dengan penyedia. Tapi kami juga baru saja bersurat ke Pemerintah Pusat berkaitan dengan pengadaan tabung, mudah-mudahan bisa segera terlaksana. Dan saya dapat bocoran bahwa akan ada bantuan tabung oksigen dari negara lain,” tutup Sutiaji. (mus/ed2)
















