Banyuwangi

Ada pungli di Pendistribusian Beras Rastra

Diterbitkan

-

Ada pungli di Pendistribusian Beras Rastra

Memontum Banyuwangi — Penyaluran beras untuk warga miskin (pra sejahtera) dari Pemerintah Propinsi diduga di Pungli oleh Oknum Perangkat Desa. Sedianya pemberian beras tersebut gratis tapi ada Pungutan Liar (Pungli) sebesar Rp. 2000,- perkilo-nya, atau persaknya Rp.20.000,- satu sak beras berisi 10 kilogram. Dan penyaluran beras tersebut diduga tidak tepat sasaran.

Dalam penyaluran beras untuk warga pra sejahtera per Kepala Keluarga (KK) menerima 20 kilogram beras, namun oleh oknum perangkat desa, perwarga pra sejahtera hanya diberi jatah satu zak beras atau 10 kilogram.

Beras subsidi dari Pemprop  Jatim

Beras subsidi dari Pemprop Jatim

Selain itu, untuk penyaluran beras tersebut, tidak tepat sasaran. Banyak warga yang sudah mampu menerima beras untuk keluarga pra sejahtera atau yang lebih dikenal Raskin (beras Miskin) . Akibatnya banyak warga yang kurang mampu tidak memperoleh beras bantuan dari Pemerintah Propinsi Jatim tersebut.

Salah satu warga desa setempat mengaku sangat kecewa dengan pendistribusian beras subsidi ini. Menurutnya, beras jenis premium itu untuk kalangan warga yang tidak mampu, justru diterimakan ke warga yang sangat mapan (kaya).

“Saya yang hidupnya seperti ini tidak diberi, sedangkan orang yang rumahnya bagus dan sudah mapan, diberi. Apa ini yang namanya adil itu,”ungkapnya.

Advertisement

Sumber yang minta namanya dirahasiakan tersebut, menjelaskan bahwa sehubungan dengan adanya kebijakan subsidi Beras dsri pemerintah melalui Perangkat desa, rencanya subsidi beras untuk warga yang tergolong miskin akan disubsidi berkelanjutan.

“Jadi kebijakan pemberian subsidi beras tersebut diberikan bagi warga pelanggan yang tergolong miskin dan memiliki salah satu kartu bantuan pemerintah berupa Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Keluarga Sejatra (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” jelas sumber media ini.

Laman: 1 2 3

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas