Kota Malang

Tandai Dies Natalis 12, Ma Chung Lantik Rektor Baru

Diterbitkan

-

Dr. Chatief Kunjaya, menyampaikan pidato sambutan dan pesan terakhirnya sebagai Rektor Ma Chung. (rhd)

Memontum Kota Malang – Di usia ke-12 tahun, Universitas Ma Chung memantapkan diri berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Meski tergolong muda untuk sebuah universitas, namun capaian prestasi besar ditorehkan oleh lebih dari 1200 lulusan Universitas Ma Chung. Dimana mereka telah berkiprah di masyarakat dalam membangun nusa dan bangsa. Sebagaimana prinsip Ma Chung ”Minum Air Ingat Sumbernya” yang ditanamkan sejak kuliah.

”Universitas Ma Chung berinisiatif untuk bertransformasi dan berinovasi agar mampu terus bertumbuh dalam perubahan zaman, bahkan menjadi pemimpin dalam memberikan pendidikan terbaik kepada generasi penerus bangsa. Lulusan mahasiswa Ma Chung telah berkontribusi dalam beragam sektor,” ungkap Rektor Universitas Ma Chung, Dr. Chatief Kunjaya, dalam sambutannya.

Pemilihan tema “Breaking the Limits” dalam Dies Natalis tahun ini merupakan gambaran visi dan misi Universitas Ma Chung tidak boleh terjebak dalam zona nyaman, rutinitas, dan kebiasaan-kebiasaan.

“Seluruh civitas Universitas Ma Chung haruslah terus mendorong diri agar kapasitasnya secara personal maupun profesional dapat terus berkembang, semakin lama semakin baik, demi mewujudkan Indonesia yang Iebih baik. Termasuk target masuk 100 besar PTS,” ungkap Rektor periode 2015-2019 yang berhasil mengantarkan posisi Universitas Ma Chung di posisi 125 tingkat Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dari posisi 352 ketika pertama kali menjabat.

Advertisement

Dalam Dies Natalis XII ini, selain laporan prestasi, penghargaan kepada civitas akademik, dan lainnya, juga ditandai dengan Pelantikan Rektor Baru 2019-2023 Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si. dan dilanjutkan Sertijab Rektor 2015-2019 Dr. Chatief Kunjaya kepada Rektor 2019-2023 Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si. Disebutkan pula, nantinya salah satu pakar astronomi Indonesia ini akan kembali ke institusi asalnya, Institut Teknologi Bandung ITB.

Sebagai informasi, Dr. Murpin merupakan mantan Rektor Universitas Widya Kartika Surabaya, dan seorang PNS Dosen yang dipekerjakan di lingkungan LLDIKTI. Murpin akan mewujudkan visi dan amanah para pendiri Universitas Ma Chung 12 tahun lalu.

“Saya akan mendorong civitas Universitas Ma Chung tidak hanya unggul di bidang akademik, namun memiliki karakter yang baik, pencipta harmonisasi kehidupan dimanapun dalam situasi apapun, serta jiwa kepemimpinan yang kuat berintegritas tinggi,” ungkap Murpin, dalam keterangan resminya.

Terkait target pencapaian 100 besar PTS, Murpin menjawab diplomatis. Pencapaian tersebut bisa saja tercapai, namun perlu waktu di tahun mendatang. Pasalnya, perlu banyak perubahan dan inovatif mewujudkan Universitas Ma Chung menjadi lebih baik.

Advertisement

“Ya butuh proses menuju ke sana, dan tentunya lebih berkualitas. Terkait kuantitas, saya akan coba pola kuliah kelas karyawan agar mahasiswa Ma Chung bisa bertambah. Efek sampingnya, akan banyak mitra perusahaan yang bisa bekerjasama dengan Universitas Ma Chung,” tandas Murpin, kepada awak media.

Sementara itu, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VII, Dr. Ir.Suprapto, DEA, mengapresiasi proses peralihan Rektor Universitas Ma Chung yang berlangsung kondusif.

“Saya tidak tahu bagaimana prosesnya. Tapi yang saya lihat kondusif, dan tidak terjadi konflik seperti universitas swasta lainnya, baik melalui Yayasan maupun jajaran kampus. Kita lihat saja bagaimana Universitas Ma Chung kedepannya. Semoga lebih baik,” ungkap Suprapto. (adn/yan)

 

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas