Connect with us

Politik

DPP PKB Godok Tiga Paslon

Diterbitkan

||

PENCALONAN - Ketua DPC PKB Sidoarjo, Fathan memimpin konsolidasi penguatan organisasi hingga ada 3 Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PKB dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang di kantor DPC PKB Sidoarjo, Rabu (02/09/2020).

Paling Lambat 4 September Rekom Turun

Memontum Sidoarjo – DPC PKB Sidoarjo memastikan bakal ada 3 nama Pasangan Calon (Paslon) yang bakal digodok Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum menurunkan surat rekomendasi untuk paslon yang bakal diberangkatkan PKB untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 9 Desember 2020 mendatang. Ketiga nama paslon itu diusulkan kader DPC dan PAC PKB serta PC dan MWC NU Sidoarjo dalam acara Dialog Kaderisasi dan Penguatan Organisasi di DPC PKB Sidoarjo.

Ketiga nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati itu, yakni Achmad Amir Aslichin dan Ainun Jariyah (Iin – Ainun), Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Subandi (Muhdlor – Bandi) serta Sullamul Hadi Nurmawan – Mimik Idayana (Wawan – Mimik).

Namun dalam dialog itu, hanya pasangan Iin dan Ainun yang membawa spanduk dan poster dukungan. Untuk paslon lainnya tidak ada yang membawa spanduk dan poster dukungan. “Sebagai Perwakilan DPP sekaligus Ketua DPC Sidoarjo baru, saya melihat acara malam ini luar biasa demokratis. Kami menangkap semua aspirasi. Yakni ada tiga nama Paslon yang bakal kita akan laporkan ke DPP untuk menurunkan surat rekomendasi,” ujar Ketua DPC PKB Sidoarjo, Fathan kepada Memo X, Rabu (02/08/2020) malam.

Fathan yang juga anggota DPR RI Dapil II Jateng ini, ketiga nama paslon itu bakal dipertimbangkan dan dicermati DPP PKB. Ada sejumlah variabel pertimbangannya. Diantaranya soal elektabilitas, kapasitas, kapabilitas, jaringan pemilih, kekuatan dukungan PCNU dan PKB serta organisasi sayap dan banomnya. “Semua pertimbangan itu, agar kita (PKB) bisa menang dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Sidoarjo basis PKB seperti Tuban. Kita harus menang agar visi dan misi PKB tercapai,” imbuh politisi asal Kudus ini.

Menurut Fathan rekomendasi untuk paslon PKB bakal diturunkan dalam waktu secepatnya. Yakni antara Kamis dan Jumat besok. “Kita lihat nanti. Prinsipnya makin cepat makin baik karena kita akan daftar ke KPU Minggu (Ahad) besok,” tegasnya.

Wakil Ketua II DPC PKB Sidoarjo, Anik Maslachah menegaskan PKB masih membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung sebagai partai pengusung. Saat ini, kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini, ada dua partai yang bakal bergabung. Diantaranya Partai Nasdem dan Partai Gerindra. “Kita membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung. Tapi, calonnya tetap yang mendapatkan rekomendasi DPP PKB. Karena, kami ingin rekomendasi dipercepat,” ungkapnya.

Ditanya soal kader PKB yang tidak mengamankan dan memenangkan Paslon yang mendapatkan rekomendasi DPP PKB, Fathan tidak mau berandai-andai. Pihaknya meyakini semua kader PKB maupun PCNU dan organisasi sayapnya tetap bakal mendukung Paslon yang mendapatkan rekomendasi. “Insyaallah semua mendukung. PKB pasti akan bersatu. Lihat saja saat dikumpulkan semua sangat demokratis sekali. Karena Pilkada itu dinamis. Kalau saya melihat semua pasti tetap konsisten. Karena dari 270 daerah yang ikut Pilkada variabel penilainya berbeda-beda,” jelasnya.

Sementara salah satu Bacabup PKB, Mas Iin mengaku optimis bakal mendapatkan rekomendasi PKB. Alasannya, dirinya didukung DPC PKB dan PCNU Sidoarjo beserta banom dan organisasi sayapnya. “Insyaallah saya tetap optimis. Karena jaringan sudah terbentuk,” tandasnya. (wan/syn)