Connect with us

Jember

Plt Bupati Jember Serahkan Bantuan Kemensos

Diterbitkan

||

Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief bersama penerima bansos Kemensos.
Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief bersama penerima bansos Kemensos.

Memontum Jember – Plt Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) pada penerima manfaat PKH (Program Keluarga Harapan), KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dari Kemensos (Kementrian Sosial) di Pendopo Kecamatan Bangsalsari, Senin (12/10) tadi.

Dalam kesempatan itu, Plt juga menjelaskan bahwa ada lima orang penerima manfaat PKH dan 20 penerima KKS warga dari Kecamatan Bangsalsari, yang diserahkan secara luring.

“Penyerahan bantuan ini juga diikuti secara daring oleh 31 kecamatan se-Kabupaten Jember. Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara pada masyarakat yang terkena dampak dari Pandemi Covid 19,” katanya.

Ditambahkannya, bantuan Agustus dan September, telah selesai dilaksanakan dan 100 persen telah tersalurkan. Saat ini, hanya menyisakan penyaluran pada Oktober yaitu bantuan disalurkan ke seluruh penerima manfaat di 248 desa/ kelurahan.

Masih menurut Kyai Muqit, selain bantuan beras, pemerintah juga memberikan bantuan berupa BPNT dan KKS. “Kartu KKS ini dapat dimanfaatkan penerima sebagai belanja ke e-warung yang besaran nominalnya Rp.200 ribu. Namun, belanjanya tidak di sembarang warung. Karena, hanya warung-warung yang melayani Eletronik,” terangnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember, Wahyu. S Handayani, menyampaikan bahwa jumlah keseluruhan penerima Bantuan sosial (Bansos) beras di Kabupaten Jember, saat ini terdapat 1.111.211 penerima dan akan disalurkan selama 7 hari.”Untuk di Kecamatan Bangsalsari, penerima manfaat PKH sendiri ada 111. 211 penerima,” katanya.

Sedangkan untuk program BNPT, imbuh Wahyu, sebanyak 264.825 penerima serta untuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebanyak 6000 penerima. Sementara dalam penyalurannya, Kemensos menggandeng Himbara Bank Mandiri.

“Harapan kami, setelah hasil monitoring, setidaknya kartu yang sudah diterima, tidak diberikan kepada siapa-siapa. Kalau pun penerima tidak bisa membaca, agar meminta bantuan ke anaknya atau keluarganya. Sekali lagi, kartu jangan berikan ke siapapun,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, bahwa pihaknya dalam kegiatan penyerahan Bansos, juga mengajak 348 pendamping PKH Se Kabupaten Jember. Serta, bantuan pendamping BPNT Kabupaten dan Tenaga Kerja Kesejahteraan Sosial Bangsalsari. (bud/sit)