Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Dishub Kabupaten Malang Miliki 1.113 Jukir, Restribusi Parkir Belum Berubah

  • Senin, 15 Januari 2018 | 18:31
  • / 27 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 164 kali
Dishub Kabupaten Malang Miliki 1.113 Jukir, Restribusi Parkir Belum Berubah
Siap di Didistribusikan:Ribuan Bendel Karcis Parkir Siap di Distribusikan. (sur)

Memontum Malang—- Memasuki tahun 2018 saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang memiliki sekitar 1.113 petugas juru parkir (Jukir). Jumlah tersebut terbagi menjadi 694 titik lokasi parkir, baik tepian jalan dan beberapa parkir khusus. Sementara untuk persiapan karcis yang siap didistribusikan sebanyak 270 ribu lembar. Hal itu seperti disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi Senen (15/1/2018) kemarin.

Lutfi memastikan, sampai sekarang belum ada perubahan aturan retribusi parkir. Pasalnya, hingga kini Rancangan Perubahan Peraturan Daerah (Raperda) retribusi parkir Kabupaten Malang belum di sahkan. Dikatakan, untuk tarif retribusi parkir tepi jalan nilainya tetap dan sama seperti dahulu, besaran tarif retribusi parkir untuk sepeda motor Rp 1.000, dan untuk kendaraan roda empat Rp 1.500, serta Rp 3.000 untuk kendaraan diatas roda empat.

“Ini yang perlu diketahui masyarakat Kabupaten Malang, besaran tarif retribusi parkir belum ada perubahan,” ujarnya.

Lanjut Lutfi, kondisi dilapangan sekarang ini seolah-olah sudah menjadi ketentuan tarif retribusi parkir kendaraan roda dua Rp 2.000 dan kendaraan rodak empat sebesar Rp 3.000 hingga Rp 4.000. Dimungkinkan, hal itu lebih disebabkan oleh tidak adanya uang kembalian dari para juru parkir. Karenanya masyarakat beranggapan biasa tarif retribusi parkir sebesar Rp 2.000.

Tentunya hal itu tidak menjadi persoalan asalkan Jukir berkata jujur tentang tarif parkir kepada pemilik kendaraan yang mungkin bisa memakluminya. “Tapi itu semua tergantung perilaku dari Jukir, dan Dishub selalu berupaya memberikan pembinaan kepada Jukir untuk menarik retribusi parkir sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Dia juga menekankan agar masyarakat minta karcis retribusi parkir kepada Jukir, dan amati Jukir memiliki tanda Jukir resmi atau tidak. Bila tidak resmi bisa mengirim pengaduan ke Dishub dan kami akan lakukan penertiban bersama instansi terkait,” pungkasnya.(sur/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional