Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Tangkap Lele Berpita, Berhadiah Rp 400 ribu

  • Minggu, 19 Agustus 2018 | 16:52
  • / 7 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 50 kali
Tangkap Lele Berpita, Berhadiah Rp 400 ribu
peserta lomba tangkap lele di Dam 1, Dusun Krajan, Desa Tegalyasan, tampak bersemangat menangkap lele, Jum'at (17/8/2017) siang.

Memontum Banyuwangi Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, di Banyuwangi banyak warga atau Desa menggelar berbagai macam lomba. Seperti halnya Di Dusun Krajan Desa Tegalyasan, Kecamatan Sempu.

Di Dusun ini, panitia lomba menyelenggarakan lomba tangkap lele, bertempat di Dam 1, sebanyak 100 kilogram lele dilepas. Dari ratusan lele yang dilepas tersebut, sebanyak 25 lele diberi pita merah dan putih.

Salah satu Panitia lomba, Sukemi mengatakan, untuk lomba ini siapapun boleh mengikuti lomba tangkap lele tanpa alat ini. Dan peserta lomba yang mendapat tangkapan lele berpita itu yang mendapat hadiah.

“Biasanya yang mendapat hadiah itu yang bisa menangkap lele yang ukuran besar, tapi untuk lomba kali ini berbeda, bagi peserta yang bisa menangkap lele yang ada pitanya, itu yang mendapat hadiah,”kata Sukemi, Jum’at (17/8/2018) sore.

Sukemi menjelaskan, untuk lomba tangkap lele ini siapin boleh mengikuti, baik anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan Sukemi mengajak wartawan koran (Memo X, Memontum.com) ini untuk turut ikut lomba ini.
“Kalau mas mau ikut, ayo ikut kesini (masuk didalam sungai),”ajaknya.

Bagi peserta lomba yang mendapat tangkapan lele, panitia menyerahkan lele hasil tangkapan tersebut kepada peserta.”Hasil tangkapan bisa dibawa pulang, biar dimasak,”paparnya.Karena lokasi lomba dipinggir jalan, banyak masyarakat yang melintas di jalan raya, yang menguntungkan Kecamatan Genteng dan Kecamatan Sempu tersebut menghentikan kendaraannya, dan melihat lomba tangkap lele tersebut.

Agus warga Genteng yang kebetulan melintas di daerah tersebut, dan melihat lomba tersebut mengaku sangat apresiasi dengan lomba ini. Menurutnya, lomba ini sangat edukatif sekali dan menghibur. Disamping itu, lele yang tidak tertangkap bisa dibuat benih, dan beranak Pinak.

“Lomba ini selain menghibur, juga memberikan pembelajaran bagi siswa, karena lele yang tidak tertangkap bisa berkembang, dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat disini,”terangnya. (Gus/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional