Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Urai Kemacetan, Satlantas Polres Trenggalek Terjunkan Srikandi Sepatu Roda

  • Senin, 20 Agustus 2018 | 18:05
  • / 8 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 25 kali
Urai Kemacetan, Satlantas Polres Trenggalek Terjunkan Srikandi Sepatu Roda
Srikandi Sepatu Roda Satlantas Polres Trenggalek

Memontum TrenggalekSatuan Lalulintas Polres Trenggalek miliki tim pengurai kemacetan bersepatu roda. Tim pengurai kemacetan ini beranggotakan 5 orang personel Satlantas. Uniknya semua anggotanya adalah polisi wanita (Polwan).

Pada acara jalan sehat dalam rangka HUT Polwan yang digelar hari Minggu kemarin, kehadiran tim yang di berinama Srikandi Sepatu Roda ini cukup mencuri perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, para Polwan cantik dengan menggunakan kaos biru khas Satlantas lengkap dengan helm khusus nampak piawai berselancar di jalan aspal mendahului para peserta.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma, mengatakan bahwa tugas utama dari Srikandi Sepatu Roda ini adalah untuk mengurai jika terjadi kemacetan khususnya dilingkar kota Trenggalek dengan medan yang relatif datar.

“Terkadang saat macet kendaraan R2 maupun R4 Patroli tidak bisa menjangkaunya. Nah, dengan bersepatu roda, pergerakan personel Satlantas menjadi lebih lincah dan bisa menjangkau pada medan sempit sekalipun, ” ungkap AKP Ricky, Senin (20/8 /2018).

Fungsi lainnya, lanjut Ricky, disaat kondisi normal Srikandi sepatu roda dapat di tugaskan patroli pada simpul – simpul padat aktivitas masyarakat seperti pusat perbelanjaan, sentra kegiatan masyarakat dan lain – lain.

“Selama ini diluar menggunakan kendaraan R2 maupun R4 kita hanya mengenal patroli jalan kaki. Sekarang kita tambah patroli bersepatu roda, ” imbuhnya.

Sebagai permulaan, Srikandi sepatu roda beranggotakan 5 personel Polwan, dipimpin oleh Kanitregden Satlantas Iptu Radyati Putri Pradini, dengan 4 anggota yakni, Bripda Deta Herman Bara P, Bripda Pratiwi Dwi W, Bripda Siti Hanifah H dan Bripda Dyah Ayu S.

Terkait persiapannya, Ricky menerangkan, sebelum resmi dibentuk personel yang mengawaki, diberikan pelatihan terlebih dahulu lebih kurang 2 bulan hingga mereka benar-benar mahir menggunakan sepatu roda.

“Awalnya agak kesulitan, karena ini memang mainan baru. Tapi setelah jalan hampir 1 bulan mereka sudah mulai menikmati. Dan sekarang malah sudah bisa bermanufer. Bahkan sudah bisa mengatur lalu lintas dengan menggunakan sepatu roda, ” imbuhnya.

Pihaknya berharap, kehadiran Srikandi sepatu roda ini akan membawa warna baru di Trenggalek serta dapat meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat. (mil/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional